Kalian dapat lihat dari contoh ini bagaimana cepatnya dan spontaninatsnya karakter dialektis dari benda benda dan pikiran pikiran dari suatu pemahaman kritis dari pemikiran formal. Disamp¬ing tujuan tujuan baik menekankan pandangan saya terhadap logika formal, kalian akan meneliti bahwa saya membuat langkah kepada batasan batasan dari logika itu momen yang aku inginkan mendap-tkan kebenaran dari benda benda. Sekarang mari kita kembali kepada daerah logika formal.
Aku menyatakan sebelum para ahli dialetika moderen tak membantah semua kebenaran terhadap hukum logika formal. Semacam suatu sikap akan berbalik kepada ruh dialektika yang melihat beberapa elemen ari kebenaran dalam semua penilaian. Pada saat yang sama dialektika membuat kita bisa mendeteksi pembatasan pembatasan dan kesalhan kesalahan dalam memformulasikan pemikiran tentang benda benda.
Hukum logika formal berisi elemen yang terbantahkan dan penting dari kebenaran. Mereka merupakan generalisasi generalisa¬si,bukan ide ide murni yang digabung dari entah dimana dan tiada. Mereka tidak dibentuk atas proses pemikiran dan atas dunia nyata oleh Aristoteles dan para pengikutnya dan lalu membudak meniru selam ratusan tahun sesudhnya. Milyaran orangtak pernah mendengar tentang Aristoteles atau pikiran tentang logika berpi¬kir dan masih berpikir dalam kepatuhan kepada hukum yang ia formulakan pertama. Dalam seperti gaya semua tubuh jatuh paling tidak menurut hukum gerak Newton meskipun, kecuali bagi tubuh manusia, mereka tak memahami teori teorinya.
Mengapa orang berpi¬kir dan benda benda bertindak dalam dunia obyektif sejlan dengan generalisasi generalisasi teoritis dari Aristoteles dan Newton? Karena alam esensial dari realitas membuat mereka berpikir dan bertindak demikian. Hukum hukum pemikiran Aristoteles memilki banyak isi material dan sebanyak suatu basis dalam dunia obyek¬tif sebgaimnana hukum hukum gerak mekanis Newton."... metode pemikiran kita baik formal maupun dialektika,, bukan konstruksi arbitrer dari rasio kita namun cenderung ekspresi dari antar hubungan nyata dalam alam itu sendiri." (Trotsky, In Defense of Marxism, hlm. 84.).
Karakteristik realitas material apa yang direfleksikan dan direproduksi secara konseptual dalam hukum hukum pemikiran for¬mal?
Hukum identitas merumuskan fakta fakta material yang memba¬tasi benda benda, kwalitas khusus benda benda, melanjutkan dan mengutamkan kesamaan yang dapat dikenal diantara semua perubahan perubahan fenomenal mereka. Dimanapun kontinyuitas yang esensial berada dalam realitas, hukum identitas dapat diterapkan.
Kita tak bisa bertindak ataupun berpikir secara benar tanpa secara sadar dan tidak sadar mematuhi hukum ini. Bila kita tidak bisa mengenal diri kita sendiri sebagai orang yang sama dari momen ke momen dari hari ke hari dan ada orang orang yang tak bisa, yang lewat amnesia atau gangguan mental yang lain kehilan¬gan kesadaran identias diri mereka kita akan hilang. namun hukum identitas tak kurang rasional bagi dunia daripada untuk kesadaran manusia. Ia diterapkan setiap hari dan di mana saja bagi kehidupan sosial. Bila kita tidak dapat menal bagian yang sama dari metal lewat aneka ragam operasi, kita tak bisa menda¬patkan begitu jauh dengan produksi. Bila seorang petani tak bisa mengikuti jagung yang ia rawat dari kecil hingga besar dan kemu¬dian sewaktu makan, pertanian tak akan mungkin.
Anak kecil mengambil suaaatu langkah besar dalam memahami alam dunia ketika berhasil memahami untuk pertamakalinya kenya¬taan bahwa sang bunda mnyuapinya merupakan orang yang sama leawat aneka ragam tindakan menyuapi. Pengenalan kebenaranini tak lain adalah kemampuan khusu pengenalan hukum identitas.
Bila kita tak bisa bilang apakan suatu kondisi pekerja lewat semua perubahannya, kita dapat dengan mudah keluar dari jalur yang benar dddalam lingkaran lingkaran rumit dari perjuangan kleas kontemporer. Kenyataannya, kaum oposisi borjuis kecil salah dalm melihat masalah Rusia, bukan hanya menentang dialetika, namunterutama karena mereka tidak bisa secara benar menrapkan hukum identitas dalam proses perkembangan Uni Soviet. Mereka tak melihat itu, disamping segala perubahan dalam USSR dihasilkan oleh degenarari dibawah rejim politik Stalinis, Uni Soviet memil¬ki fondasi ekonomi dari kondisi pekerja yang diciptakan oleh kaum buruh dan Tani lewat Revolusi Oktober.
Klasifikasi yang benar, muncul dari perbandingan kemirippan dan ketidakmiripan, adalah basis yang perlu dan tahap pertama dalri semua penelitian ilmiah. Klasifikasi dan, penempatan benda benda dalam klas klas yang sama dan pemisahan dari benda benda yang lain dan pengelompokkan dalam klsa klas yang berbeda, tak akan mungkin tanpa hukum identitias. Teori revolusi organi bera¬sal dalam dan bergantung pada pengenalan dari identias esensial dari semua makhluk yang berbeda di bumi ini. Hukum gerak mekanis Newton berasal dari suatu kepala tunggal semua gerakan gerakan masa, dari batu yang jatuh ke planet planet yang berutar dalam sistem solar. Semua ilmu sebagaimana semua tindakan yang cerdas bersandar didalam sebagian atas hukum identitas ini.
Hukum identitas mengarahkan kita mengenal kemiripan diantara perbedaan, permanen diantara perubahan perubahan, menyatukan kemiripan kemiripan dasar diantara bentuk bentuk yang berbeda dan terpisah dengan nyata, membuka ikataikatan nyata dari keatuan antara mereka, melacak hubungan0hubungan antara fase fase yang berbeda dan ikut dalam tatanan rapi tetap ari fenomena yang sama. Itulah mengapa penemua dan peningkatan hukum ini begitu hebat dialam sejarah pemikran ilmiah dan mengapa kita tetap menghargai Aristoteles bagipemahaman siknifikansi kekhususannya. Itu juga mengapa umat manusia terus bertindak dan berpikir menurut hukum dasar logika formal ini.
"Apa yang begita khas dialam hukum identitas ini?" Kalian bisa bertanya. Iaa berkata tak lebih daripada fakta fakta yang jelas bahwa "suatu benda adalah benda ," atau "ini adalah ini."
Sebaliknya hukum ini tidak begitu membuktikan ataupun begitu kecil seperti yang tampak pada sisi pertama. Adalah sangat penting bahwa hukum yang momentum secara tepat dinilai dan siknifikansi historis dri penemuannya di pahami.
Adalah suatu kemjuan besar dalam pengetahuan dunia ketika manusia menemukan bahwa awan, uap, hujan, es semuanya adalah air atau bahwa surga dan dunia sampai sekarang diyakini sebagai subtansi yang berlawanan dan berbeda adakbenar benar satu dan sama. Ilmu biologi berevolusi dengan penemuan bahwa semua tingakt makhluk hidup antara organisme satu sel dan manusia terdiri dari subtansi yang sama. Ilmu fisika berevolusi dengan demontrasi bahwa semua bentuk gerakan material dapat berubah ke dalam suatu yang alin dan hadi secara esensial identik.
Tidakkah langkah yang menakjubkan kemajuan dalam pemahaman sosial dan poitis ketika seorang pekerja menemukan pada satu sisi bahwa seorang pekerja upahan apadalah seorng pekerja upahan, dan di lain sisi bahwa kapitalis adalah kapitalis? Dan bahwa dimana mana memilki kepentingan klas yang sama dan mengatasi semua batas batas pabrik, nasional dan ras. Jadi suaatu pengena¬lan dari kkebenaran tercakup didalam hukum identitas adalah suatu syarat yang perlu untuk menjadi seorang soaialis revolusioner.
Adalah suatu hal, bagaimanapun, mematuhi suatu hukum dan menggunakannya dan begitu suatu hal yang berbeda meahami dan merumuskan nya dalam suatu yang ilmiah. Setiap orang makan sesuai hukuk fisiologis tertentu, namun mereka tidak tahu hukum digesi apa dan bagaimana mereka bekerja. Adalah sama dengan hkum logi¬ka. Setiap orang berpikir, namun tak semua orang tahu hukum apa yang mengatur aktivitas pemirannya. adalah warisan gemilang Aristoteles bahwa ia membuat dengan eksplisit dan mengekspresi¬kannya dalam istilah istilah logis hukum identitas ini yang mengalir lewat proses pikiran kita.
Hukum kontradiksi merumuskan kenyataan material yang memban¬tu keberadaan benda benda dan macam macam benda, atau keadaan dari benda yang sama yang bertalian, berbeda dari dan saling meniadakan. Nyatalah saya bukan jenis yang sama dari manusia seperti kalian; saya benar benar berbeda. Juga saya bukan orang yang sama dari saya yang kemarin; saya berbeda. Uni Soviet tidak¬lah sama dengan negara negara yang lain, tidak juga sama dengan nya 20 tahun yang lalu. Ia berbeda.
Hukum formal dari kontradiksi, atau melihat perbedaan, adalah perlu bagi klasifikasi sebagaimana hukum identitas. Di samping itu, tanpa keberadaan dari perbedaan perbedaan tak akan ada kebutuhan bagi klasifikasi.
Hukum formal dari pengggabungan memperlihatkan kenyataan bahwa benda benda saling bertentangan dan meniadakan yang saling bergantung di dalam realitas. Saya selain adalah sya sendiri juga orang yang lain; hari ini saya sama atau berbeda dari saya yang kemarin. Uni Soviet sama atau berbeda dari negara negara yagn lain; tidaklah bisa keduanya di dalam waktu yang sama. SAya seorang manusia aaatau binatang; saya tak bisa keduanya secara simultan dan dalam arti yang sama.
Jadi hukum logika formal memperlihatkan gambaran yang mewai¬li dunia nyata. Mereka memilki suatu isi material dan suatu basisi obyektif. Mereka pada suatu dan waktu yang sama hukum berpikir, dari masyarakat, dan dari alam. Tiga hukum ini memberi¬kannya suatu karakter universal.
Tiga hukum itu kita konsentrasikan pada bukan perwujudan seluruh logika formal. Mereka secara sederhana membentuk dasar dasarnya. Pada basis ini dan darinya muncul suatu struktur kom¬pleks dari ilmu logika yang teruji dengan cermat elemen elemen dan mekanisme mekanisme dari bentuk bentuk berpikir. Namun kita harus tidak masuk kedlam suatu diskusi aneka ragam kategori kategori, bentuk bentuk preposisi, pendapat pendapat, silogisme, dsb, yang menentukan isi tubuh dari logika formal. Ini dapat di temukan dalam tiap buku logika dasar tidak cocok dengan tujuan kita kini. Kita secara prinsipil memperhatikan pemahaman ide ide esnsial dari logika formal, bukan perkembangan detelnya.
Blogged with the Flock Browser
Post a Comment